Home » Dampak Internet Bagi Perkembangan Kehidupan Anak

Dampak Internet Bagi Perkembangan Kehidupan Anak

"Saat ini kita sulit memisahkan kehidupan kita dengan internet. Seringkali kita sebagai orang tua harus berbenturan antara sayang anak untuk masa depannya dengan bagaimana secara instan hari ini kita memberikan kemudahan dalam mengakses internet bagi anak,"

by Indienesiana

Indienesia – Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kementerian Kominfo RI) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyelenggarakan seminar online Literasi Digital: “Internet Sehat Anak Cerdas”, pada Rabu, (29/03/2023) melalui platform zoom meeting.

Hadir, Abdul Kharis Almasyhari Wakil Ketua Komisi I DPR RI sebagai narasumber utama. Narasumber lain Semuel Abrijani Pangerapan, Dirjen Aplikasi Informatika (APTIKA) Kementerian Kominfo RI. Ledia Hanifa Amaliah, dari Tokoh Perempuan Jawa Barat serta Kurnia Pitri Wijaya, Co-Founder Komunitas Internet Cerdas.

Seminar dengan dukungan Kominfo terhadap Program Literasi Digital ini melibatkan berbagai elemen masyarakat. Dimana dalam acara Ngobrol Bareng Legislator juga memiliki beberapa tujuan di antaranya adalah untuk mendorong masyarakat agar mengoptimalkan pemanfaatan internet sebagai sarana edukasi dan bisnis. Untuk memberdayakan masyarakat agar dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat. Untuk memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat terkait pembangunan Infrastruktur TIK yang dilakukan oleh Pemerintah khususnya oleh APTIKA.

Tak kalah penting untuk mendorong dan memotivasi peran orang tua dalam pendampingan pembelajaran dimasa pandemi. Disisi lain juga guna mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya.

Dibagi dalam empat sesi, seminar berjalan lancar dan menarik dengan ditampilkan video literasi digital serta hiburan band di awal acara.

Dalam sambutannya Semuel Abrijani Pangerapan, Dirjen Aplikasi Informatika (APTIKA) Kementerian Kominfo RI yang biasa dipanggil Semmy melalui tampilan video menyoroti fenomena kemajuan teknologi internet. Ia melihat pesatnya teknologi telah merubah aktivitas seluruh masyarakat dalam melakukan kegiatan dan mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam transformasi digital Indonesia, terlebih di saat pandemi.

Kemampuan literasi digital masyarakat menurutnya memegang peran yang sangat penting. Karena dalam upaya transformasi digital, pemerintah tidak dapat bergerak sendiri sehingga peran masyarakat sangat dibutuhkan. Sehingga Kominfo dan Siber Kreasi serta stakeholder lainnya terus berupaya mengadakan kegiatan guna mencapai tingkat literasi yang optimal.

Baca Juga:   Kenali Pengobatan TBC pada Anak dan Efek Sampingnya

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mengapresiasi pilihan tema diskusi terutama bagi para orang tua atau calon orang tua dalam mengatur pola pengasuhan anak.

Kharis melihat bahwa saat ini kita sulit memisahkan kehidupan kita dengan internet. Seringkali kita sebagai orang tua harus berbenturan antara sayang anak untuk masa depannya dengan bagaimana secara instan hari ini kita memberikan kemudahan dalam mengakses internet bagi anak. Betapa banyak saat ini terjadi anak yang menangis langsung diberikan gadget dan akses internet oleh orang tuanya. Lebih lanjut menurut Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini kegiatan ngobrol bareng legislator kali ini menjadi sangat penting.

Kharis memohon doa dari seluruh peserta agar tahun 2024 agar semua desa di Indonesia dapat mengakses agar semakin meningkat wawasan anak Indonesia sehingga akan membuat Indonesia lebih maju kedepannya.

Di materi lain Ledia Hanifa Amaliah, tokoh perempuan di Jawa Barat melihat penggunaan internet perlu dicermati lebih dalam lagi. Internet adalah cikal bakal untuk digitalisasi kehidupan manusia karena jika dilihat terobosan-terobosan yang ada pada perkembangan tekonologi semua dipicu oleh internet. Saat ini internet sudah mempengaruhi banyak aspek kehidupan manusia termasuk perilaku dan pembelajaran.

Menurut Ledia adaptasi yang terjadi semestinya dilalui dengan edukasi secara masif agar masyarakat memiliki literasi yang memadai manakala aktif menggunakan internet.

Terlebih bagi orang tua dan guru, literasi digital yang kuat menjadi penting dalam membersamai tumbuh kembang anak. Dalam memanfaatkan internet secara cerdas maka para orang tua harus mendampingi anak secara konsisten.

Edukasi dan pendampingan menurut Ledia dalam konteks literasi digital sangat diperlukan pada anak. Dan bagi pendidik dituntut harus lebih inovatif dan cermat dalam menyampaikan pengetahuan kepada anak didiknya.

Baca Juga:   Cara Sikapi Dunia Maya dan Jejak Digital

Pemerintah menurutnya juga harus berupaya untuk memastikan konten-konten negatif tidak masuk ke Indonesia. Yang terpenting adalah konsistensi dalam menerapkan apa yang boleh dan tidak boleh agar dapat menar-benar memanfaatkan internet secara cerdas.

Kurnia Pitri Wijaya, sebagai Co-Founder Komunitas Internet Cerdas melihat bahwa sebagian orang tua pada saat ini hadir ketika masa transisi internet. Dimana ketika kecil mereka tidak ada akses internet sedangkan ketika menjadi orang tua dan memiliki anak yang lahir pada dunia internet.

Kurnia memaparkan data jumlah pengguna internet pada anak yang cukup besar. Sekitar 213 juta anak sudah mengakses internet. 33,4% anak usia 0-6 tahun sudah dapat menggunakan gawai dan 24,9% diantaranya sudah bisa mengakses internet.

Dari data yang dipaparkan, ternyata 73% orang frustasi atau stress dalam bermedia sosial dan bisa jadi anak-anak juga termasuk ke dalamnya.

Kurnia membagikan tips pengasuhan anak di media sosial, yaitu dengan membatasi penggunaan gawai pada anak, damping anak menggunakan gawai, aktivasi anak pada lingkungan nyata, arahkan minat potensi digital anak, atur rekomendasi tayangan internet untuk anak, dan orang tua harus memahami perilaku internet cerdas.

Usai sesi tanya jawab dalam webinar yang diikuti 250 peserta, terdapat dua pertanyaan yang terpilih dan mendapat doorprize. Webinar diakhiri foto bersama.

Diharapkan masyarakat mendapat literasi digital sebagai dukungan kepada pemerintah dalam mewujudkan transformasi digital Indonesia melalui dukungan acara webinar semacam ini.

Lainnya Dari Indienesia

Copyright © 2023 Indienesia. All Rights Reserved.

close