Home » Digitalpreneur, Antara Hobi dan Profesi

Digitalpreneur, Antara Hobi dan Profesi

"Hobi dapat dijadikan profesi apabila bertemu dengan momentum yang tepat. Hobi juga dapat menjadi sumber rezeki, maka dari itu jangan pernah ragu untuk menekuni hobi yang positif,"

by Indienesiana
Published: Last Updated on


Indienesia – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyelenggarakan seminar online dengan tema: “Digitalpreneur: Dari Hobi Jadi Profesi”. Seminar menghadirkan Abdul Kharis Almasyhari Wakil Ketua Komisi I DPR RI. Semuel Abrijani Pangerapan, Dirjen Aplikasi Informatika (APTIKA) Kementerian Kominfo RI serta Gamal Albinsaid, Founder Klinik Asuransi Sampah, InMed, dan Malang Cerdas pada Selasa, (12/07/2022) melalui zoom meeting.

Seminar ini diinisiasi oleh Kementerian Kominfo terhadap Program Literasi Digital yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, terkait pembangunan Infrastruktur TIK yang dilakukan oleh Pemerintah khususnya oleh Ditjen APTIKA.

Abdul Kharis Almasyhari menyampaikan bahwa banyak sekali orang yang menekuni hobi yang kemudian menjadikannya profesi, termasuk di era digital seperti sekarang ini.

“Hobi dapat dijadikan profesi apabila bertemu dengan momentum yang tepat. Hobi juga dapat menjadi sumber rezeki, maka dari itu jangan pernah ragu untuk menekuni hobi yang positif, ditambah lagi dengan kemajuan teknologi yang semakin mendukung untuk mengembangkan hobi menjadi profesi,” kata Kharis.

Sedangkan Semuel Abrijani menyampaikan bahwa Kominfo memiliki tugas untuk memberikan informasi mengenai literasi digital untuk memfasilitasi masyarakat supaya cakap digital pada era saat ini.

“Peningkatan literasi digital saat ini butuh bantuan semua pihak masyarakat tidak hanya kominfo saja sebagai fasilitas, tetapi keinginan masyarakat untuk terus belajar. Hal ini dalam upaya untuk memajukan digital Indonesia. Selain itu liteasi digital juga berfungsi untuk mengarahkan masyarakat supaya bisa memanfaatkan dunia digital dengan sebaik-baiknya,” kata Semuel.

Menurut Gamal Abinsaid, perlu menemukan alasan agar bisa mengerjakan sesuatu dengan maksimal.

“Seringkali keresahan-keresahan yang ada disekitar lingkungan membuat kita terinspirasi yang kemudian menjadikannya suatu inovasi baru, yaitu menciptakan aplikasi guna membantu memudahkan dan juga sebagai solusi dari masalah-masalah yang muncul di lingkungan sekitar. Menurutnya penting untuk temukan alasan agar kita dapat mengerjakan sesuatu dengan maksimal,” ungkapnya.

Baca Juga:   Sri Mulyani serahkan LKPP Tahun 2022 "unaudited" kepada BPK

 

Lainnya Dari Indienesia

Copyright © 2023 Indienesia. All Rights Reserved.

close